Bangun Kolaborasi, Bupati Sujiwo Sebut Program PKK Luar Biasa

Selasa, 30 September 2025 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA – Semangat kolaborasi dan budaya literasi jadi sorotan utama Bupati Kubu Raya Sujiwo saat menghadiri rangkaian kegiatan Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) ke-53 Tahun 2025 dan Kampanye Gerakan Gemar Membaca di Gedung Serbaguna Kecamatan Teluk Pakedai, Selasa (30/9/2025). Bupati Sujiwo menegaskan bahwa tantangan pembangunan di Kabupaten Kubu Raya tidak bisa dihadapi sendirian, melainkan membutuhkan kolaborasi dengan semua pihak termasuk Tim Penggerak PKK hingga di tingkat desa.

“PKK memiliki program-program luar biasa. Ketika PKK diberdayakan secara maksimal, maka perannya akan sangat signifikan dalam membantu menuntaskan persoalan-persoalan yang ada di Kubu Raya,” ungkap Sujiwo.

Sujiwo menekankan pentingnya sinergi antara PKK, camat, kepala desa, dan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kebersamaan tersebut akan menjadi kekuatan besar untuk mengedukasi sekaligus membangun partisipasi masyarakat dalam setiap program pembangunan. Ia juga memastikan bahwa pembangunan di Kubu Raya selalu berlandaskan asas keadilan.

“Pembangunan itu tidak boleh diskriminatif. Tahun depan saya pastikan jalan poros akan dituntaskan. Ini bentuk cinta dan tanggung jawab saya terhadap masyarakat, sekaligus mewujudkan asas keadilan dalam pembangunan,” ucapnya.

Sujiwo mengingatkan camat beserta jajaran agar profesional dalam mengawal program-program pemerintah.

“Penting untuk melakukan pengawasan yang rasional dan transparan agar masyarakat dapat mengetahui informasi seputar anggaran maupun metode pekerjaan secara terbuka,” tuturnya.

Dirinya optimis melalui kolaborasi pemerintah daerah bersama TP PKK dan masyarakat, Kubu Raya akan semakin maju, merata, dan berkeadilan.

“Kalau kita bergandengan tangan, semua tantangan pembangunan bisa kita jawab bersama,” ujarnya.

Terkait kampanye gemar membaca, Sujiwo menilai hal itu sangat penting. Menurutnya, membaca menjadi satu di antara cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui kampanye Gerakan Gemar Membaca, kita berharap akan tumbuh generasi muda yang cerdas, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” tutupnya. (jek)