Buka Konkerkab PGRI, Wabup Sukir Beri Atensi Guru Honorer

Sabtu, 23 Mei 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto berharap Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kubu Raya mempunyai program kerja bertahap yang terukur. Menurutnya, Konferensi Kerja Kabupaten (Konkerkab) PGRI Kubu Raya yang digelar pada Sabtu (23/5/2026) harus dapat menghasilkan program kerja yang konkret. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sukiryanto saat membuka Konkerkab I PGRI Kubu Raya Masa Bakti V Tahun 2026 di Aula Temajuk Hotel Dangau, Sungai Raya.

“Ke depan harus ada perjuangan. Paling tidak, lahirkan rencana kerja jangka pendek, menengah, dan panjang dari rapat kerja ini,” kata Sukiryanto.

Lebih lanjut ia menegaskan Konkerkab bukan sekadar rutinitas. Terlebih di depan mata masih ada pekerjaan rumah besar, yakni terkait dengan keberadaan guru honorer. Di mana masih terdapat cukup banyak guru berstatus honorer yang belum terakomodasi dalam skema kebijakan ASN PPPK Paruh Waktu. Memperjuangkan hal itu, kata dia, membutuhkan sinergi yang intens antara pemerintah daerah dengan PGRI dan para pihak terkait lainnya.

“Permasalahan guru, terutama guru honorer, ini perlu perjuangan bersama-sama,” sebutnya.

“Saat ini, baru sekitar 733 guru yang telah diangkat menjadi guru ASN PPPK paruh waktu. Masih ada kurang lebih 962 guru honorer orang yang belum terakomodasi,” lanjutnya.

Karena itu, Sukiryanto mengajak seluruh elemen untuk bahu-membahu memperjuangkan nasib para guru honorer daerah. Ia berharap Konkerkab dapat menghasilkan rekomendasi perjuangan yang nyata.

“Kita selalu perjuangkan dan bahu-membahu antara pemerintah daerah dengan PGRI. Perhatian kita bersama sangat dibutuhkan,” pungkasnya. (rdw)