Pemkab dan DPRD Kubu Raya Mulai Bahas RAPBD 2026

Selasa, 23 September 2025 | Kubu Raya

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama DPRD mulai membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun 2026. Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kubu Raya pada Senin (22/9/2025) dengan dihadiri Bupati Kubu Raya, Sujiwo.

Dalam paparannya, Sujiwo menyebut pendapatan daerah tahun 2026 diproyeksikan sebesar Rp1,91 triliun, sedikit menurun dari tahun sebelumnya. Namun, total belanja daerah dirancang sebesar Rp1,95 triliun.

“APBD adalah amanat rakyat yang harus segera dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

RAPBD 2026 juga mencatat adanya peningkatan belanja bantuan sosial hingga 166 persen, dari Rp13,1 miliar menjadi Rp34,8 miliar. Sementara untuk pendidikan, dianggarkan Rp558,9 miliar, dan sektor kesehatan Rp276,8 miliar.

Dari total belanja daerah, sekitar 40 persen atau Rp612,2 miliar dialokasikan khusus untuk pembangunan infrastruktur. Sujiwo menekankan agar proyek pembangunan bisa segera dilelang sejak Juni 2026 sehingga manfaatnya cepat dirasakan masyarakat.

Selain itu, Pemkab Kubu Raya mendapatkan dukungan dana dari pemerintah pusat sebesar Rp500 miliar lebih. Dana tersebut diprioritaskan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dasar di berbagai wilayah.

Sujiwo menegaskan pentingnya prinsip keadilan dalam penyusunan APBD. Ia menyebut pembangunan harus menyentuh seluruh lapisan masyarakat, baik perkotaan maupun pedesaan.

“Keadilan dalam pembangunan menjadi kunci kesejahteraan bersama,” ujarnya.

Pembahasan RAPBD 2026 ini juga menjadi bagian dari evaluasi kinerja pemerintah daerah agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran. Sujiwo berharap kolaborasi dengan DPRD dapat mempercepat realisasi program prioritas.

Dengan arah pembangunan yang lebih terukur, Pemkab Kubu Raya optimistis RAPBD 2026 dapat mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat dan menjaga stabilitas pembangunan di daerah. (DiskominfoKKR/IKP)