Pemkab Siapkan Strategi Pengelolaan Bundaran Gaforaya

Senin, 05 Januari 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA – Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto menegaskan bahwa kawasan Bundaran Gaforaya adalah aset milik bersama yang harus dijaga bersama pula. Hal itu disampaikan Sukiryanto dalam rapat koordinasi pengelolaan kawasan Bundaran Gaforaya di Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (5/1/2026).

“Gaforaya ini adalah milik bersama. Yang membangun juga dari uang rakyat. Jadi, ini milik bersama, dipelihara bersama,” ujarnya.

Sukiryanto mengungkapkan rapat membahas strategi akhir pengelolaan kawasan, terutama terkait pengaturan akses kendaraan, lahan parkir, dan keamanan jika kawasan itu dibuka untuk umum.

"Masalah utama yang harus segera dipecahkan adalah tata kelola masuk-keluar kendaraan dan ketersediaan tempat parkir," sebutnya.

Sukiryanto juga mengingatkan pentingnya sistem keamanan yang ketat setelah masyarakat diizinkan masuk. Hal itu untuk mengantisipasi aksi vandalisme dan kebersihan lingkungan.

“Kalau tidak, (khawatir) habis bunga-bunga itu. Bunga, kemudian kotoran, merokok. Itu harus diantisipasi,” tandasnya.

Sukiryanto mengatakan bahwa konsep pengelolaan di Kubu Raya berbeda dengan taman yang sepenuhnya dibiayai APBN seperti di kota-kota besar.

“Kalau kita punya ini kan dari kita, untuk kita, yang harus kita jaga bersama,” ucapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pola yang akan diterapkan harus disesuaikan melalui analisis matang yang melibatkan semua pihak.

“Intinya nanti analisa saja. Kalau memang memungkinkan boleh masuk, seperti apa polanya,” imbuhnya.

Rapat juga membahas potensi kemitraan dengan pengusaha lokal, untuk kemudian bisa saling menunjang.

“Ada saling menguntungkan, berbagi beban biaya,” kata Sukiryanto. (rdw)