Sujiwo Paparkan Progres Masjid Agung dan Peningkatan Hewan Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | Kubu Raya

Kubu Raya - Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan progres pembangunan Masjid Agung Awaluddin Kubu Raya saat ini telah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung sepenuhnya paling lambat pada tahun 2028.

Hal itu disampaikannya usai melaksanakan Shalat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Agung Awaluddin Kubu Raya, Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut Sujiwo, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen melanjutkan pembangunan masjid tersebut melalui dukungan APBD hingga proses penyelesaian dapat dilakukan secara bertahap.

“Alhamdulillah progres pembangunan Masjid Agung Awaluddin sudah mencapai 60 persen. InsyaAllah tahun depan APBD Kabupaten Kubu Raya kembali kita anggarkan untuk proses penyelesaian,” ujarnya.

Ia menegaskan pembangunan Masjid Agung Awaluddin sepenuhnya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan nantinya diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat karena lokasinya yang strategis di kawasan bandara.

Selain penyelesaian bangunan utama, pemerintah daerah juga mulai memikirkan penataan akses jalan, area parkir, taman, hingga fasilitas penunjang lainnya.

Sujiwo berharap ke depan Masjid Agung Awaluddin dapat dikelola secara profesional dan modern sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan sosial, kemanusiaan, pendidikan, dan kemasyarakatan.

“Masjid bukan hanya tempat salat dan pengajian, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan yang manfaatnya dirasakan luas oleh masyarakat,” katanya.

Ia juga mengungkapkan pihaknya telah mengajukan surat resmi kepada Angkasa Pura terkait dukungan akses jalan menuju kawasan Masjid Agung Awaluddin agar kawasan tersebut semakin representatif.

Menurutnya, keberadaan masjid di kawasan bundaran bandara nantinya akan menjadi ikon baru Kabupaten Kubu Raya.

Selain membahas pembangunan masjid, Sujiwo juga menyampaikan peningkatan jumlah hewan kurban yang berhasil dihimpun Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pada Iduladha tahun ini.

Ia menyebut total hewan kurban yang berhasil dikumpulkan mencapai 23 ekor sapi dan 14 ekor kambing, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya.

“Kalau tahun lalu sekitar tujuh ekor sapi, tahun ini alhamdulillah bisa mencapai 23 ekor sapi dan 14 kambing. Ini hasil gotong royong teman-teman OPD, pemerintah daerah, bantuan provinsi, dan bantuan Presiden,” ungkapnya.

Menurut Sujiwo, seluruh hewan kurban tersebut telah didistribusikan ke masjid, pondok pesantren, masyarakat, hingga ASN paruh waktu yang dinilai layak menerima bantuan daging kurban.

Ia juga menyoroti potensi Kabupaten Kubu Raya sebagai salah satu sentra peternakan di Kalimantan Barat, baik untuk ternak sapi, kambing, maupun ayam. Karena itu, ia meminta dinas terkait terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada para peternak agar sektor peternakan daerah terus berkembang dan mampu mendukung kebutuhan masyarakat.

“Ini menjadi perhatian pemerintah daerah bagaimana peternak kita terus dibina, diberikan penyuluhan, bahkan dukungan agar sektor peternakan di Kubu Raya semakin maju,” tuturnya.

Sujiwo berharap momentum Iduladha membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Kubu Raya sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (DiskominfoKKR/IKP)