Sukiryanto Dorong IPHI Kubu Raya Mandiri

Selasa, 11 November 2025 | Kubu Raya

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Kubu Raya menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2025 di Ruang Rapat Wakil Bupati Kubu Raya, Selasa (11/11/2025). Rakerda dibuka oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, yang juga menjabat sebagai Ketua IPHI Kabupaten Kubu Raya.

Agenda utama kegiatan ini adalah merancang program kerja organisasi, termasuk rencana pelantikan cabang-cabang IPHI se-Kabupaten Kubu Raya, serta penyusunan kegiatan sosial seperti khitanan massal, pembagian sembako, dan pemeriksaan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Sukiryanto menegaskan bahwa IPHI Kubu Raya harus menjadi organisasi yang mandiri dan produktif. Ia mendorong agar seluruh pengurus dan anggota berperan aktif dalam menghidupkan organisasi, bukan sekadar bergantung pada bantuan eksternal.

“Ketika pemimpin dan pengurus ingin menghidupkan organisasi, maka organisasi itu akan hidup. Tapi jika hanya ingin numpang hidup di organisasi, maka organisasi itu akan mati,” tegas Sukiryanto.

Ia juga mengajak jajaran IPHI untuk membentuk koperasi dan yayasan sebagai langkah menuju kemandirian ekonomi organisasi.

“Kami akan komunikasikan dengan mitra-mitra. IPHI Kubu Raya punya sekitar 1.600 anggota, dan potensi ini bisa kita gerakkan untuk membangun kemandirian organisasi,” ujarnya.

Selain itu, Sukiryanto turut menyinggung kasus penipuan perjalanan umrah yang sempat terjadi di Kubu Raya. Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah.

“Pilihlah travel yang resmi dan terpercaya. Jangan melakukan pembayaran lewat perantara, langsung saja ke pihak travel agar tidak tertipu,” pesannya.

Sementara itu, Wakil Ketua IPHI Kubu Raya, M. Nur Suhartono, yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Rakerda, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat struktur organisasi.

“Alhamdulillah, ini periode kedua IPHI Kubu Raya. Dalam waktu dekat, kami akan membentuk cabang di lima kecamatan tambahan selain Rasau Jaya dan Teluk Pakedai. Nantinya akan dilakukan pelantikan pengurus cabang se-Kubu Raya pada Januari mendatang,” jelasnya.

Suhartono menambahkan, selain program sosial, IPHI juga akan memulai langkah konkret kemandirian organisasi melalui pembentukan yayasan dan koperasi. Ia menyebut, pengurus telah menyepakati adanya iuran rutin sebagai modal awal organisasi.

“Kami ada 55 pengurus. Dengan iuran Rp10 ribu per bulan, akan terkumpul sekitar Rp6–7 juta per tahun. Nanti setelah sistemnya mantap, baru meluas ke anggota IPHI lainnya yang jumlahnya sekitar 1.600 orang,” ungkapnya.

Melalui Rakerda ini, IPHI Kabupaten Kubu Raya menegaskan komitmennya untuk menjadi organisasi yang aktif, mandiri, dan berperan nyata dalam kegiatan sosial serta pembinaan umat di daerah. (DiskominfoKKR/IKP)