TNI dan Pemkab Kubu Raya Kolaborasi Bangun Desa

Rabu, 08 Oktober 2025 | Kubu Raya

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Tahun 2025. Kegiatan ini resmi dibuka pada Rabu (8/10/2025) di Lapangan Glory Badminton, Jl. Perdamaian Pal IX, Kec. Sungai Kakap dan dihadiri langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, bersama jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta unsur TNI dan tamu undangan lainnya.

TMMD tahun ini mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah”. Program ini dilaksanakan serentak di berbagai kabupaten, termasuk di Kubu Raya, sebagai wujud nyata sinergi lintas sektor untuk mempercepat pemerataan pembangunan, terutama di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal.

Usai upacara pembukaan, Bupati Sujiwo bersama jajaran meninjau lokasi pembangunan di Jalan Desa Kalimas Hulu dan Jalan Perdamaian. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi TMMD yang berfokus pada peningkatan infrastruktur jalan guna mendukung akses ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam keterangannya, Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat sekaligus kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan Kodim 1207/Pontianak di bawah jajaran Kodam XII/Tanjungpura.

“TMMD ini setiap tahun akan kami anggarkan karena terbukti efektif dan efisien dibandingkan sistem kontraktual. Ini bukan hanya proyek fisik, tapi bentuk kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah daerah dengan TNI,” ujar Sujiwo.

Ia menjelaskan, pada tahun 2025 Pemkab Kubu Raya mengalokasikan Rp11 miliar untuk kegiatan Karya Bakti TNI yang difokuskan pada pembangunan jalan poros ekonomi di wilayah Rasau Jaya II, Sungai Bulan, dan Rasau Jaya Umum.

Sementara itu, kegiatan TMMD ke-126 sendiri memperoleh dukungan anggaran Rp1 miliar dari Pemkab Kubu Raya. Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian terhadap sarana dan prasarana TNI dan Polri.Tahun ini, rehabilitasi berat satu Koramil di Teluk Pakedai dilakukan dengan anggaran Rp350 juta, sebagai bentuk dukungan terhadap pelayanan publik di tingkat wilayah.

“Kami sadar TNI dan Polri punya keterbatasan anggaran, sementara mereka juga pelayan publik. Karena itu, kami berikan perhatian untuk markas Kodim, Koramil, Polres, maupun Polsek. Kolaborasi ini tidak boleh hilang, meski kondisi keuangan daerah sedang berat akibat pengurangan transfer ke daerah sebesar Rp334 miliar,” jelas Sujiwo.

Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Ia menilai struktur TNI dan Polri yang menjangkau hingga tingkat desa menjadi kekuatan strategis dalam mempercepat pelayanan publik dan menjaga ketertiban masyarakat.

“Kalau kita maksimalkan personel TNI-Polri sampai tingkat desa, saya yakin segala persoalan bisa diselesaikan bersama. Percepatan pembangunan juga akan lebih mudah terwujud,” tegasnya.

Sujiwo menyampaikan apresiasi dan ajakan kepada seluruh unsur Forkopimda untuk terus bersinergi membangun daerah.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kubu Raya, saya mohon kepada Bapak Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua Pengadilan, serta DPRD, mari kita bersama-sama membangun Kubu Raya agar semakin maju dan berdaya,” pungkasnya. (DiskominfoKKR/IKP)