Bupati Sujiwo Dukung Pembangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus, Wujud Komitmen Jaga Kerukunan

Kamis, 06 Agustus 2026 | Kubu Raya

Kubu Raya – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan rumah ibadah sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan dan persatuan masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peletakan batu pertama pembangunan Gereja Katolik Santo Petrus dan Paulus di Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kamis, 6 Agustus 2026.

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap pembangunan seluruh rumah ibadah sesuai kemampuan keuangan daerah.

Menurutnya, perhatian terhadap rumah ibadah merupakan bagian dari pelaksanaan amanat konstitusi sekaligus wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.

"Semua pembangunan rumah ibadah akan kami dukung sesuai kemampuan keuangan daerah. Bukan hanya gereja, tetapi juga masjid, pura, kelenteng, dan rumah ibadah lainnya. Ini bukan soal agama tertentu, tetapi tentang menjalankan konstitusi secara utuh," ujar Sujiwo.

Ia berharap pembangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus dapat berjalan lancar hingga selesai sehingga mampu menjadi pusat pembinaan umat sekaligus memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Sujiwo juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan serta memberikan dukungan kepada pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Menurutnya, modal utama membangun daerah bukan semata-mata besarnya anggaran, melainkan persatuan, kesatuan, dan harmonisasi antarmasyarakat.

"Anggaran memang penting, tetapi yang paling utama adalah persatuan dan kesatuan. Sebesar apa pun APBD yang kita miliki tidak akan memberikan manfaat apabila masyarakat tidak hidup rukun. Karena itu saya akan terus menjaga kebersamaan dan melaksanakan amanah konstitusi yang telah saya sumpahkan," tegasnya. Sujiwo

juga mengakui berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah tidaklah ringan. Namun semangat masyarakat menjadi motivasi baginya untuk terus bekerja dan memberikan pelayanan terbaik bagi Kabupaten Kubu Raya.

Sementara itu, Pastor Kepala Paroki Santo Agustinus Sungai Raya, RP. Donatus Jensi, CDD menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Bupati Sujiwo dalam peletakan batu pertama pembangunan gereja tersebut.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penantian panjang bagi umat Katolik di Desa Kapur sekaligus menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kehidupan beragama di Kabupaten Kubu Raya.

"Kami sangat bersyukur karena Pak Bupati selalu memberikan perhatian kepada seluruh rumah ibadah tanpa membeda-bedakan. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami untuk mewujudkan pembangunan gereja ini," ungkap Pastor Donatus.

Ia juga mendoakan agar Bupati Sujiwo beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat dalam menjalankan amanah memimpin daerah.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Pembangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus, Stivenes Tjin Siam, menjelaskan gereja yang akan dibangun berdiri di atas lahan seluas 4.373 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 3.528 meter persegi.

Bangunan tersebut dirancang mampu menampung sekitar 1.000 umat pada hari biasa dan hingga 1.200 umat saat perayaan besar keagamaan. Selain menjadi tempat ibadah, gereja juga akan difungsikan sebagai pusat pembinaan iman, pendidikan karakter, pelayanan sosial, serta penguatan kerukunan antarumat beragama.

Untuk merealisasikan pembangunan tersebut, panitia memperkirakan kebutuhan anggaran mencapai sekitar Rp18,7 miliar yang mencakup pembangunan gedung beserta fasilitas penunjangnya.

Panitia berharap dukungan dari pemerintah, dunia usaha, para donatur, dan seluruh masyarakat terus mengalir agar pembangunan Gereja Santo Petrus dan Paulus dapat berjalan lancar hingga selesai dan menjadi berkat bagi generasi mendatang. (DiskominfoKKR/IKP)