Lestarikan Budaya Tradisional, Lomba Uri Gasing Menjadi Agenda Festival Museum Kalbar

Sabtu, 10 Oktober 2020 | Kalbar

Menjaga pelestarian budaya tradisional khususnya permainan tradisional di Kalimantan Barat, Lomba Uri Gasing menjadi salah satu agenda pada festival Museum Provinsi Kalbar kedua kalinya.

Kepala Museum Provinsi Kalbar, Kusmindari Triwati mengatakan bahwa pagelaran lomba Uri Gasing tersebut sebagai bentuk melestarikan permainan tradisional yang memang permainan Uri Gasing sejak zaman prasejarah telah ada. 

Namun akhir-akhir ini telah lama permainan itu dikayakannya hilang. 

"Jadi tetap kita budayakan pelestarian ini termasuk olahraga tradisional yang sebenarnya memang sejak dulu sudah dimainkan dan sudah lama tidak pernah muncul," kata Triwati, Jumat 9 Oktober 2020.

Ia pun mengapresiasi atas diraihnya kemenangan oleh seorang siswa kelas IX SMP asal Teluk Pak Kedai Kabupaten Kubu Raya yang menjadi pemenang pertama dari 9 peserta Pontianak-Kubu Raya.

Lebih lanjut, dijelaskannya permainan tradisional ini pun akan menjadi satu program di Museum Kalbar.

Kusmindari Triwati mengatakan bahwa nantinya di Museum Kalbar akan dibuka belajar bersama permainan tradisional bagi anak pelajar SMP agar bisa menjadi penerus untuk merawat budaya tradisional.

"Kedepan kita buka belajar bersama Uri Gasing tingkat SMP dan lomba pun nanti akan diperluas, karena budaya uri gasing ini sering dilakukan oleh budaya Melayu berumur 40 ke atas. Maka dari itu agar tak putus kita buka kelas belajar," ujar Kusmindari Triwati.

Diharapkannya agar permainan tradisional tidak hilang. 

Sumber Berita klik disini