Mudik Jalur Air Membeludak, Bupati Sujiwo Pastikan Tiket Klotok Tak Naik

Rabu, 18 Maret 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA — Menjelang puncak arus mudik Idulfitri, Bupati Kubu Raya Sujiwo meninjau langsung aktivitas penumpang di Dermaga Rasau Jaya, Kecamatan Rasau Jaya, Kamis (18/3/2026). Di tengah lonjakan jumlah pemudik, ia memastikan harga tiket kapal tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan. Kepadatan penumpang terlihat di Dermaga Rasau Jaya sejak pagi. Salah satu moda transportasi yang menjadi andalan masyarakat, yakni kapal penumpang Melano Khatulistiwa dengan rute Rasau Jaya-Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, dipadati warga yang hendak pulang ke kampung halaman. Bupati Sujiwo mengatakan lonjakan penumpang merupakan fenomena rutin menjelang Idulfitri, terutama untuk jalur transportasi air yang menghubungkan sejumlah wilayah pesisir.

“Ini penumpangnya ramai, padat banget, karena memang menjelang Idulfitri,” ujar Sujiwo saat meninjau lokasi.

Ia mengaku sempat menerima informasi terkait adanya kenaikan harga tiket. Namun setelah melakukan pengecekan langsung di lapangan, dirinya memastikan tarif untuk kapal penumpang tersebut tidak mengalami perubahan.

“Saya mengecek tadi kepastiannya, karena saya mendapatkan informasi ada kenaikan harga tiket. Ternyata untuk kapal Melano Khatulistiwa ini, sebelumnya sembilan puluh ribu, sekarang juga tetap sembilan puluh ribu,” katanya.

Menurut dia, stabilnya harga tiket berlaku untuk kapal penumpang jenis klotok besar seperti Melano Khatulistiwa. Sementara itu, kenaikan tarif terjadi pada moda transportasi speedboat atau kapal cepat.

“Yang mengalami kenaikan itu speedboat, karena memang tidak bisa menggunakan bahan bakar bersubsidi,” jelasnya.

Sujiwo juga mengapresiasi peran jajaran pemerintah daerah dan instansi terkait yang terus memantau kondisi di lapangan, khususnya dalam menjaga stabilitas harga tiket bagi masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Asisten dan dinas terkait yang terus mengawal persoalan kenaikan harga tiket ini, sehingga tetap stabil,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya jalur sungai sebagai urat nadi transportasi yang menjadi penghubung dengan sejumlah daerah pesisir seperti Kecamatan Kubu, Terentang, Batu Ampar, hingga Kabupaten Kayong Utara dan Kabupaten Ketapang.

“Ini salah satu transportasi yang menghubungkan Kayong Utara dan Ketapang dengan Kubu Raya. Kapal ini berhenti di beberapa titik seperti Kubu dan Batu Ampar hingga Teluk Batang,” ungkapnya.

Di tengah suasana mudik dan Ramadan, Sujiwo juga menyampaikan pesan kepada para penumpang agar selalu berhati-hati khususnya selama perjalanan. Ia pun melepas keberangkatan penumpang dengan doa dan harapan.

“Selamat jalan kepada masyarakat, semoga lancar perjalanannya, selamat sampai tujuan, selamat menjalankan ibadah puasa. Saya juga mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (jek)