Stunting di Kalbar Meningkat, Bupati Sujiwo Dorong Konsumsi Ikan
Senin, 27 Juli 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyebut pentingnya peran Forikan (Forum Peningkatan Konsumsi Ikan Nasional) dalam mengampanyekan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) guna mendukung kesehatan masyarakat dan penurunan angka stunting. Ia prihatin karena data stunting di Kalimantan Barat yang sebelumnya turun, kini kembali meningkat.
“Mencegah stunting salah satu solusinya adalah dengan gemar makan ikan. Dulu ada stigma orang makan ikan itu bisa cacingan. Itu salah besar. Ikan banyak mengandung protein dan vitamin yang luar biasa untuk membentuk kecerdasan anak," kata Gubernur Ria Norsan saat membuka empat agenda sekaligus di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin (27/7/2026).
Keempat agenda tersebut yakni Pengukuhan Pengurus Forikan Kalimantan Barat, Rapat Koordinasi Bunda PAUD se-Kalbar, Hari Kesatuan Gerak PKK, dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM). Ria Norsan mengingatkan agar orang tua tidak sering memberikan makanan instan kepada anak. Sebab dalam masa pertumbuhan, anak lebih memerlukan nutrisi yang seimbang.
"Saya lihat kadang ibu-ibu lebih senang kasih anak mi instan karena praktis dan cepat. Boleh sesekali, tapi jangan sering. Karena gizinya kurang dan makanan itu diawetkan. Anak usia tumbuh kembang butuh protein dari ikan," tegasnya.
Bupati Kubu Raya Sujiwo menyebut pembentukan Forikan sebagai kelanjutan dari kampanye gerakan gemar makan ikan bertujuan membiasakan masyarakat mengonsumsi ikan karena kandungan proteinnya yang efektif untuk pertumbuhan otak anak dan menekan stunting.
"Tugas negara hadir mengedukasi dan memampukan. Yang mampu silakan membeli. Yang tidak mampu, negara wajib hadir,” kata Sujiwo.
“Undang-undang menyatakan fakir miskin dan anak terlantar diurus negara. Makanya Dinas Perikanan harus membuat terobosan agar semua lapisan bisa melaksanakan program ini," lanjutnya mengingatkan.
Ia pun mendorong masyarakat mengembangkan budi daya sederhana seperti lele dan nila di lingkungan rumah dengan keramba agar ikan mudah dijangkau. Lebih lanjut terkait empat agenda yang dibuka oleh Gubernur Ria Norsan, Sujiwo menegaskan pemerintah daerah tidak boleh terjebak pada seremoni. Seluruh agenda harus ditindaklanjuti dengan program nyata di lapangan. Menurutnya, keempat agenda itu memiliki maksud dan tujuan yang sama: mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada Rakor Bunda PAUD, misalnya, Sujiwo meminta kegiatan tidak berhenti pada seremoni. Fokus utama adalah tindak lanjut program PAUD.
"Di tengah kesulitan keuangan daerah ini tantangannya berat. Apalagi sekarang wajib belajar sudah 13 tahun karena ditambah usia satu tahun PAUD. Bunda PAUD harus mengambil peran bersama Dinas Pendidikan untuk membentuk karakter anak sebagai generasi 2045 Indonesia Emas," ujarnya.
Menyinggung Hari Kesatuan Gerak PKK, Sujiwo mengingatkan peran PKK sangat strategis karena jaringannya sampai ke desa melalui Dasawisma.
"Sepuluh rumah di kanan, kiri, depan, belakang bisa dipantau. Ada yang kena TBC, ada anak stunting, ada yang tidak mampu makan, itu bisa langsung diketahui kalau PKK aktif," jelasnya.
Untuk Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM), Sujiwo mengajak untuk menghidupkan kembali budaya leluhur yang mulai tergerus. Menurutnya, gotong royong tidak hanya kerja bakti membersihkan parit atau menambal jalan.
"Gotong royong juga harus terjadi di tingkat pemerintah. Tidak boleh ego sektoral. Perangkat daerah yang lemah harus di-support. Komunikasi dan kolaborasi yang baik itu juga bagian dari gotong royong," tegasnya.
Di akhir sambutannya, Sujiwo meminta seluruh perangkat daerah terkait membuat strategi dan skema pelaksanaan. Dinas Perikanan untuk Forikan, Dinas Pendidikan untuk PAUD, Dinas Sosial dan perangkat daerah lain untuk gotong royong, serta kolaborasi lintas sektor untuk program PKK.
"Seremoni boleh digaungkan, tapi yang lebih penting adalah aplikasi di lapangan. Itu tanggung jawab kita bersama," pungkasnya. (sym)
 Berita Terbaru
-
Stunting di Kalbar Meningkat, Bupati Sujiwo Dorong...
Senin, 27 Juli 2026 06:48 WIB -
Hadapi 147 Titik Karhutla, Pemkab Kubu Raya Optima...
Senin, 27 Juli 2026 03:03 WIB -
Gubernur Kalbar Apresiasi Pembangunan Kubu Raya di...
Senin, 27 Juli 2026 02:15 WIB -
Diuji Pewawancara Cilik, Bupati Sujiwo Beri Nilai ...
Senin, 27 Juli 2026 08:16 WIB