Tata Akses hingga Taman, Pasar Bahagia Disiapkan Jadi Simpul Ekonomi Baru

Jumat, 27 Februari 2026 | Berita Pimpinan
PROKOPIM KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mulai mematangkan pembenahan Pasar Bahagia di Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya. Saat meninjau kondisi pasar, Kamis (26/2/2026), Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan potensi retribusi pasar akan dikelola secara berkelanjutan untuk mendukung peningkatan fasilitas.

“Pasar yang mempunyai potensi memberikan sumbangsih berupa retribusi pasar, yang nanti retribusi itu akan kita kembalikan lagi untuk meng-upgrade, menyempurnakan pasar ini,” ujar Sujiwo.

Menurut Sujiwo, perputaran retribusi menjadi kunci agar pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi, tetapi juga sumber pendapatan daerah yang kembali dirasakan manfaatnya oleh para pedagang dan masyarakat. Lebih lanjut terkait pembenahan pasar, ia mengaku telah memberikan arahan kepada para kepala perangkat daerah terkait agar segera melakukan penganggaran di dalam APBD Perubahan.

“Yang sudah masuk itu jalan masuknya tinggal dikerjakan. Kanopi juga tinggal dikerjakan. Kemudian halaman mungkin nanti menunggu di (anggaran) perubahan. Akses jalan di belakang yang tembus ke Jalan Parit Jepang juga akan kita upayakan segera dikerjakan,” katanya.

Selain infrastruktur, Sujiwo juga menyoroti progres penataan pedagang. Ia mengapresiasi kondisi yang mulai tertib dibanding sebelumnya, ketika sebagian pedagang berjualan di bagian depan pasar.

“Yang kemarin berdagang semua di depan itu sudah kita rapikan, sudah kita tata. Dan kita akan berikan solusi. Termasuk Pak De ini jualan sembako, sudah ada solusinya di sebelah. Yang jualan kue kita siapkan tendanya. Yang jual bawang kita siapkan mejanya,” tuturnya.

Sujiwo menekankan bahwa penataan tidak boleh mematikan mata pencaharian pedagang, terlebih pada momen bulan suci Ramadan yang identik dengan meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

“Apalagi di hari baik, bulan baik, mereka tidak boleh putus untuk mengais rezekinya,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengingatkan para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan pasar. 

“Tolong tetap memperhatikan bagaimana pasar ini rapi, apik, bersih, tertata,” pesannya.

Sujiwo bahkan menyebut akan memikirkan penataan taman di kawasan pasar agar lingkungan lebih nyaman dan representatif. Pengelolaan pasar pun diminta dilakukan secara profesional. Kepada pengelola pasar, dirinya berpesan agar ada ketegasan dalam pengaturan dan pembinaan pedagang. 

“Tolong dikelola secara profesional. Mesti ada ketegasan, mesti sering ada arahan dan imbauan kepada para pedagang,” ucapnya.

Ia juga meminta dinas teknis terus melakukan tindak lanjut hingga seluruh rencana pembenahan terealisasi sesuai harapan. 

“Follow up terus sampai betul-betul seperti yang kita harapkan,” katanya.

“Pasar ini pusat transaksional, titik pergerakan ekonomi. Kalau dikelola secara baik, selain membantu para pedagang, juga bisa menjadi pendapatan retribusi untuk membangun lagi di sini,” tambahnya. (jek)