Tata Pasar Kakap dengan CUAN

Sabtu, 02 Mei 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA – Menciptakan lingkungan bersih dan tertata, Bupati Kubu Raya Sujiwo memimpin aksi CUAN (Clean Up Action) bersama Gerakan Masyarakat Cinta Alam (Gemar Alam) di kawasan Pasar Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu (2/5/2026). Selain aksi bersih-bersih areal pasar, Bupati Sujiwo dan tim melakukan penanaman pohon dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan. Sujiwo juga menyerahkan bantuan lampu hias, bibit pohon, dan tempat sampah sebagai bentuk dukungan langsung terkait penataan kawasan dan pengembangan ruang publik.

“Paling utama adalah kita hadir di sini ada pesan moral yang sangat luar biasa, di mana maaf, ada budaya masyarakat di Pasar Sungai Kakap ini yang kurang peduli dengan lingkungannya. Saya beberapa kali ke sini, kumuh banget,” ucapnya.

Karena itu, Sujiwo hadir dengan personel dan peralatan lengkap. Bahkan ia juga membawa serta sejumlah tanaman untuk penghijauan. Seperti kuncup merah, Indiano almon, palem kuning, dan tabebuya.

“Kami hadir lengkap dengan membawa tanaman. Tong sampah juga kita bawa. Bahkan tanaman-tanaman pot palem kuning yang besar juga kita bagikan,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, Sujiwo berharap dapat terbangun kebersamaan khususnya di kalangan masyarakat sekitar Pasar Sungai Kakap, untuk ke depan semakin peduli dan aktif menjaga lingkungan supaya selalu bersih, tertata, dan asri.

“Itu tujuannya. Apalagi kami Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sedang membuat program untuk mengubah wajah Pasar Sungai Kakap ini. Saya hanya minta waktu tiga bulan, (saat) Robo-Robo nanti saya pastikan wajah Pasar Kakap ini berubah seratus persen,” tuturnya.

Sujiwo menyebut keberhasilan penataan kawasan hanya dapat tercapai jika ada dukungan dari seluruh masyarakat dan sinergi dengan para pemangku kepentingan kecamatan.

“Saya yakin, masyarakat ketika diberikan arahan, diberikan edukasi, (mereka) akan ikut. Mereka lihat kita semua, pasti hati kecilnya juga ingin melakukan hal yang sama. Mudah-mudahan gerakan ini berdampak terhadap cara berpikir dan pola hidup masyarakat kita di sini, terutama saling memiliki dan peduli,” harapnya.

Lebih lanjut terkait penataan kawasan, Sujiwo juga mengingatkan warga untuk menertibkan dengan sukarela bangunan yang berdiri di atas parit. Ia mengungkapkan pekan depan pihaknya mulai menurunkan alat berat untuk melakukan pendalaman parit.

“Bangunan ini wajib dibongkar. Saya minta pemilik warung wajib membuka salurannya, karena pada minggu depan kita sudah menurunkan alat berat untuk melakukan pendalaman parit ini. Ini harus berfungsi. Kalau seperti ini, tidak berfungsi. Pasar Kakap mudah banjir, maka saluran-saluran air harus difungsikan,” jelasnya.

“Kemudian bangunan terminal itu akan kita sulap menjadi keren dan bangun pujasera atau pusat jajanan serba ada, kemudian taman. Minggu depan mulai kita bangun,” tambahnya. (sym)