Dorong Lebih Banyak Pembentukan SSK di Kubu Raya

Kamis, 12 November 2020 | Kubu Raya

Sungai Raya - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Barat, Tenny Calvenny Soriton mendorong agar sekolah di Kabupaten Kubu Raya dapat menjalankan Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Demikian dikatakannya usai memberikan sosialisasi SSK kepada guru sekolah setingkat SMP dan SMA se Kecamatan Rasau Jaya, Rabu (11/11/2020).

“Saya berharap dari pertemuan ini ke depan setiap sekolah bisa membentuk Sekolah Siaga Kependudukan. Setelah terbentuk, mereka (guru) bisa memberikan informasi kependudukan dan program Bangga Kencana kepada para remaja,” ujar Tenny Calvenny Soriton.

Dalam sosialisasi tahap pertama ini, sasarannya teman-teman guru SMP dan SMA se Kecamatan Rasau Jaya. Ke depan ia juga akan membicarakan ini dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya. Selain itu, ia juga akan mensosialisasikan niat baik dalam penekanan angka penduduk dan cegah nikah dini usia remaja ke Depag.

“Kalau koordinasi tingkat provinsi sudah dilakukan. Koordinasi selanjutnya akan dilakukan di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Sosialisasi kepada para guru tentang Sekolah Siaga Kependudukan jelas Tenny merupakan bentuk intervensi penanganan kependudukan. Diharap apa yang diberikan ini juga bisa disampaikan guru kepada murid di sekolahnya. Dalam kegiatan ini pihaknya juga melibatkan mitra dari lembaga penelitian Untan. Tugas mereka di sini sekaligus membantu menyiapkan apa saja yang disusun, sehingga sekolah bisa menjalankan SSK ini dengan baik.

Untuk materi SSK lanjut Tenny akan masuk di ekstrakulikuler. Dalam penyampaian materi, pesannya mesti disesuaikan dengan kultur budaya tiap daerah yang ada di 14 kabupaten. Namun tidak menghilangkan materi pokoknya.

“Ini agar penyampaian materi enak dan cepat masuk kepada remaja,” ujarnya.

Di tempat sama, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3KB) Kabupaten Kubu Raya, Dyah Tut Wuri Handayani mengatakan sosialisasi Sekolah Siaga Kependudukan dilakukan agar para remaja dapat memahami isu kependudukan. Apa yang disosialisasikan ini sebagai persiapan para remaja yang akan merencanakan sebuah keluarga. Untuk tahap pertama ini diberikan pada guru. Diharap ke depan apabila SSK sudah terbentuk, guru juga bisa menyampaikan materi tentang kependudukan kepada muridnya. Ia menambahkan program SSK di Kecamatan Rasau Jaya ini merupakan program tindak lanjut yang sudah dilakukan pada tahun lalu.

SUMBER