Kubu Raya Komitmen Majukan Pertanian Daerah
Rabu, 29 April 2026 | Kubu Raya
Kubu Raya - Bupati Kubu Raya, Sujiwo menghadiri sekaligus membuka kegiatan Gebyar Tani Desa Kuala Dua yang digelar di Halaman Pesantren Anwaruttafiq, Jalan Tanjung Bayur, Desa Kuala Dua, Kecamatan Sungai Raya, Selasa, 28 April 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah silaturahmi, promosi hasil pertanian, hingga diskusi bersama berbagai pihak yang berkaitan dengan sektor pertanian.
Bupati Sujiwo mengatakan kehadiran Gebyar Tani menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat para petani sekaligus memperkuat kolaborasi dalam memajukan sektor pertanian di Kabupaten Kubu Raya.
“Alhamdulillah hari ini saya menyempatkan diri untuk hadir dan sekaligus membuka Gebyar Tani. Di sini hadir kelompok-kelompok tani, ada pasar tani, hasil-hasil pertanian dijual di sini. Selain ajang silaturahmi, ini juga menjadi ruang diskusi karena tadi ada Kementerian Pertanian, BRMP, dan elemen masyarakat yang berkaitan dengan dunia pertanian,” ujar Sujiwo.
Ia mengakui sektor pertanian saat ini menghadapi tantangan besar, mulai dari berkurangnya lahan produktif, menurunnya hasil pertanian, hingga berkurangnya jumlah petani. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen hadir melalui kebijakan dan dukungan nyata bagi masyarakat tani.
“Kita harus akui setiap tahun terjadi penurunan, baik lahan pertanian produktif, hasil pertanian, termasuk jumlah petani. Maka negara harus hadir di tengah para petani, bukan hanya hadir secara fisik, tetapi hadir lewat kebijakan dan dukungan anggaran,” tegasnya.
Sujiwo juga meminta jajaran Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian untuk solid serta mampu menyusun langkah strategis dalam meningkatkan kembali produktivitas pertanian di Kubu Raya.
“Tugas kalian bekerja sebaik-baiknya, jalankan tanggung jawab dengan baik. Kalau ada persoalan, biar saya sebagai orang tua yang menjaga kalian,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kubu Raya, Agus Siswandi menjelaskan kegiatan Gebyar Pertanian dilaksanakan selama dua hari. Pada hari pertama digelar lomba Kelompencapir yang diikuti 17 kelompok tani, sementara hari kedua diisi gerakan tanam, pasar tani, dan pameran hasil pertanian.
“Kami tidak hanya berharap pertanian ini menanam saja. Hilirisasi dan pemasaran hasil pertanian juga kami kawal supaya produk petani memiliki nilai jual yang baik di pasar,” jelas Agus.
Ia menambahkan, menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino, pihaknya telah mengusulkan bantuan pompa air serta menyiapkan bibit varietas tahan kekeringan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pertanian di Kubu Raya.
“Kami tengah mengusulkan pompa-pompa air untuk mengaliri area pertanian, kemudian juga mempersiapkan bibit varietas yang tahan kekeringan,” pungkasnya. (DiskominfoKKR/IKP)
 Berita Terbaru
-
Sekda Yusran: Gerak Muslimat Indonesia Mitra Bangu...
Rabu, 29 April 2026 06:03 WIB -
Yusran Anizam: KORMI Jaga Budaya dan Sehatkan Warg...
Rabu, 29 April 2026 09:08 WIB -
Kubu Raya Komitmen Majukan Pertanian Daerah
Rabu, 29 April 2026 08:55 WIB -
KORMI Kubu Raya Dilantik, Sekda Yusran Ajak Lawan ...
Rabu, 29 April 2026 07:59 WIB