Pemkab Tegaskan Tak Ada Pungli Arang Bakau
Selasa, 19 Mei 2026 | Kubu Raya
Kubu Raya – Bupati Kubu Raya, Sujiwo melakukan kunjungan kerja ke Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Selasa, 19 Mei 2026, dalam rangka pengembangan ekonomi berkelanjutan masyarakat pesisir, khususnya bagi para petani arang bakau.
Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat penanganan permasalahan arang bakau di Kabupaten Kubu Raya yang sebelumnya dilaksanakan pada 12 Mei 2026. Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berupaya mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat petani arang bakau, mulai dari distribusi hasil produksi hingga persoalan regulasi di lapangan.
Dalam kunjungan itu, Sujiwo turun langsung menemui dan berdialog dengan masyarakat petani arang bakau untuk mendengar aspirasi serta keluhan warga secara langsung.
Di hadapan masyarakat, Sujiwo menyoroti berbagai tudingan dan fitnah yang diarahkan kepada dirinya terkait dugaan pungutan liar terhadap petani arang bakau.
“Saya ini datang untuk membantu masyarakat, bukan menyusahkan masyarakat. Jangan sedikit-sedikit pemerintah dituduh pungli. Kalau memang ada oknum, laporkan, jangan fitnah pemerintah dan bupati,” tegas Sujiwo.
Menurutnya, isu pungli yang berkembang di tengah masyarakat justru menimbulkan keresahan dan mencoreng upaya pemerintah daerah yang selama ini berusaha mencarikan solusi terbaik bagi masyarakat pesisir.
Sujiwo mengaku geram karena tudingan tersebut terus diarahkan kepadanya tanpa bukti yang jelas. Ia menilai ada pihak tertentu yang sengaja menggiring opini negatif dan memperkeruh suasana di tengah masyarakat.
“Kasihan masyarakat dibuat bingung. Pemerintah hadir ingin mencarikan jalan keluar, tapi malah difitnah macam-macam,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, Sujiwo memastikan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan tetap berpihak kepada masyarakat kecil dan tidak akan membiarkan adanya praktik-praktik yang merugikan masyarakat.
“Kalau ada pungutan liar, saya sendiri yang akan tindak. Tapi jangan asal menuduh tanpa fakta,” katanya.
Kunjungan tersebut mendapat sambutan dari masyarakat yang berharap pemerintah daerah terus hadir memberikan solusi bagi persoalan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya para petani arang bakau yang menggantungkan hidup dari usaha tradisional tersebut. (DiskominfoKKR/IKP)
 Berita Terbaru
-
Pemkab Tegaskan Tak Ada Pungli Arang Bakau
Selasa, 19 Mei 2026 03:37 WIB -
Aktivitas Penyeberangan Rasau Jaya Kembali Normal
Selasa, 19 Mei 2026 03:18 WIB -
Restorasi Kawasan Mangrove, Pemerintah Komitmen Ti...
Selasa, 19 Mei 2026 01:31 WIB -
Atasi Kesulitan Solar, Pemkab Siapkan Dispensasi
Selasa, 19 Mei 2026 09:59 WIB