Tinjau SMPN 3 Batu Ampar, Bupati Minta Anggarkan Perbaikan Ruang Guru dan Kepsek

Selasa, 27 Januari 2026 | Berita Pimpinan

PROKOPIM KUBU RAYA – Bupati Kubu Raya Sujiwo bersama Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan meninjau kondisi SMP Negeri 3 Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Senin (26/1/2026). Usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Batu Ampar, keduanya bergeser ke lokasi sekolah untuk melihat langsung fasilitas dan kondisi infrastruktur yang ada. Bupati Sujiwo menyoroti kondisi ruang kantor guru dan kepala sekolah yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia pun menginstruksikan kepada perangkat daerah terkait untuk segera memprioritaskan penganggaran perbaikan.

"Saya dengan Pak Wakil Gubernur habis Musrenbang langsung meninjau. SMP Negeri 3 ini, pertama, ruang untuk guru dan kepala sekolah kondisinya sangat memprihatinkan. Insyaallah, Bu Rini (Kepala Bappeda Litbang) tolong diprioritaskan untuk di tahun depan," kata Sujiwo.

Sujiwo juga menyinggung cadangan Ruang Kelas Baru (RKB) yang saat ini masih memanfaatkan ruang laboratorium. Kondisi musala juga menjadi perhatiannya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa perbaikan ruang guru dan kepala sekolah adalah prioritas utama.

"Untuk cadangan ruang kelas barunya sementara ini masih di-handle menggunakan (ruang) laboratorium. Tapi yang menjadi prioritas yang ini (ruang guru dan kepala sekolah) dulu," ujarnya.

Tidak hanya infrastruktur, lebih lanjut Sujiwo juga meminta kepala sekolah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kreativitas dalam pengelolaan sekolah, termasuk dalam hal penghijauan lingkungan.

“Kemudian minta tolong Pak Kepala Sekolah ya, harus ada inovasi dan kreativitas. Terus kemudian tanaman-tanaman (untuk penghijauan)," pesannya.

Guna memastikan komitmen perbaikan terealisasi, Sujiwo memerintahkan jajaran untuk mengawal dan memprioritaskan penganggaran perbaikan tersebut.

"Jadi, Pak Sekda dan Pak Gunawan (Kepala BPKAD) tolong menjadi prioritas apa yang saya buat statement ini untuk di tahun depan. Pak Amri (Anggota DPRD) juga nanti bisa bantu mengawal untuk di pembahasan antara DPRD dengan TAPD," pungkas Sujiwo. (rdw)